Senin, 16 Januari 2017

Manfaat Rutin Berenang


Setiap orang tidak boleh melupakan aktivitas fisik, termasuk melakukan olahraga kardio. 

Karenanya, dibuktikan para ahli, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesehatan otak. 

Adapun jenis olahraga kardio yang banyak digemari orang yaitu berenang, jogging, jalan kaki, atau menari. 

Dalam jangka panjang, manfaatnya mampu mencegah para lansia mengalami demensia maupun alzheimer. 

Temuan ini menunjukkan, terjadinya perubahan yang berkaitan dengan usia dalam kinerja memori dan aktivitas otak, sangat tergantung pada tingkat kebugaran seseorang. 

Orang dewasa yang lebih tua jika melakukan olahraga kardio rutin dalam seminggu, dapat meningkatkan pola aktivitas otak dibandingkan orang yang jarang olahraga. 

"Oleh karena itu, mulailah program olahraga tanpa memandang usia seseorang.

Manfaatnya tidak hanya bagus untuk kesehatan fisik,tetapi juga tingkatkan memori dan fungsi otak," kata Scott Hayes, Asisten Profesor di Boston University di Amerika Serikat. 

Untuk penelitian ini, tim melibatkan orang sehat dewasa muda dengan usia berkisar 18-31 tahun. 

Ada juga orang dewasa lansia dengan usia 55-74 tahun. Selama penelitian berjalan, semua responden diminta untuk melakukan treadmill, berenang, main sepeda, dan lainnya. 

Orang dewasa yang lebih tua mampu mencetak skor tinggi dalam pengujian kardiorespirasi (CRF). 

Ini merupakan faktor kesehatan yang dikaitkan dengan kesehatan fisik. Kemudian, para lansia juga diutus untuk mengingat beberapa memori, seperti nama rekan-rekannya lewat foto. 

Terbukti, otaknya lebih tajam dalam mengingat saat itu. Demikian dilansir Zeenews, Senin (16/1/2017).

Fungsi dan Manfaat Usus Buntu


Usus buntu manusia kerap dipandang sebelah mata karena kurang bermanfaat bagi tubuh. 

Padahal, usus buntu memiliki fungsi untuk mengumpulkan bakteri baik. Memang, usus buntu memiliki reputasi buruk karena kecenderungannya yang meradang.

Oleh karenanya, sering dilakukan prosedur operasi pengangkatan usus buntu. Peneliti dari Midwestern University Arizona College of Osteopathic Medicine di Amerika Serikat, mengumpulkan dar mengenai tidak adanya usus buntu dan bagaimana pengaruhnya terhadap pencernaan. 

Penelitian ini melibatkan 533 spesies mamalia. Para peneliti menemukan, usus buntu telah berkembang secara independen pada beberapa garis keturunnan mamalia. 

Hal ini menunjukkan, usus buntu memiliki fungsi yang adaptif. Spesies yang ditemukan memiliki konsentrasi jaringan limfoid (kekebalan tubuh) yang lebih tinggi dalam sekum, mampu merangsang pertumbuhan beberapa jenis bakteri yang menguntungkan usus. 

Bisa disimpulkan, kehadiran usus buntu bukan berarti tak memiliki fungsi yang berarti. 

Usus buntu memegang peranan penting bagi kinerja sistem limfatik dan menunjang kesehatan usus manusia. 

Demikian dilansir dari laman Timesofindia, Rabu (11/1/2017).

Waspadai Migrain Berisiko Terkena Stroke


Anda sering menderita sakit kepala migrain? Jika ya, maka Anda perlu mewaspadai serangan stroke! 

Sebuah studi telah menyatakan, migrain bisa menjadi indikator seseorang lebih berisiko untuk menderita stroke. 

Hal ini disebabkan oleh terhambatnya aliran darah ke otak. Migrain biasanya seperti sakit kepala sedang atau berat yang dirasakan sebagai nyeri berdenyut pada satu sisi kepala. 

Banyak orang juga merasakan gejala seperti mual, muntah dan peningkatan sensitivitas terhadap cahaya atau suara. 

Lebih lanjut, ada berbagai jenis migrain, namun para ahli mengatakan, migrain dengan aura paling dihubungkan dengan risiko stroke. 

Sementara itu, para peneliti di Harvard Medical School di Amerika Serikat mengatakan, migrain harus diperhitungkan ketika dokter bedah menilai pasien berisiko stroke. 

Dalam penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal ini meneliti data 124.558 pasien bedah di Massachusetts General Hospital dan 2 rumah sakit komunityas dari Januari 2007 sampai Agustus 2014. 

Sekira 10.000 diketahui menderita migrain, 12,6 persen dari mereka menderita migrain dengan aura. Sementara, dari 124.558 pasien, 771 pasien mengalami stroke. Para peneliti menemukan, pasien dengan migrain mengalami peningkatan risiko stroke saat operasi. 

Mereka mengatakan, 1,4 stroke akan terlihat untuk setiap 1.000 pasien bedah. Risiko ini meningkat menjadi 4,3 untuk setiap 1.000 pasien dengan diagnosis migrain-3,9 untuk migrain tanpa aura, dan 6,3 untuk migrain dengan aura.

Para peneliti juga menemukan, pasien yang menderita migrain lebih mungkin untuk kembali ke rumah sakit. 

"Mengingat tingginya prevalensi migrain pada populasi, asosiasi stroke iskemik migrain-perioperatif membawa kepentingan kesehatan masyarakat.

Dokter harus menyadari peningkatan risiko perioperatif, terutama pada pasien dengan migrain yang hadir tanpa faktor risiko stroke," jelas para peneliti yang dikutip Express, Selasa (17/1/2017). 

Untuk diketahui, stroke adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan pengobatan segera. 

NHS Choices mengatakan, penyebab pasti tidak diketahui, tetapi para profesional kesehatan percaya hasil dari aktivitas otak yang abnormal memengaruhi sinyal saraf, bahan kimia dan pembuluh darah di otak.

Atasi Kekurangan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Pinggiran


Tidak semua masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan, kepulauan, daerah pinggiran, hingga daerah dengan masalah kesehatan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. 

Sebelum ada tenaga kesehatan (Nakes) yang ditugaskan pemerintah di sana, bisa dikatakan pelayanannya tidak layak. 

Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek mengatakan, tugas tim tenaga kesehatan yang dikirim oleh pemerintah tersebut, diharapkan dapat mengisi kekurangan dalam bidan kesehatan di Indonesia. 

Dia mengajak seluruh anak muda bergabung menjadi satu kelompok yang mengabdi untuk masyarakat. 

"Nusantara Sehat salah satu tugasnya bisa mengisi kekurangan dan kelemahan yang ada di negara, khususnya pelayanan kesehatan di daerah. 

Tapi juga mereka bisa membantu masyarakat sekitarnya dalam hal lain," kata Menkes Nila saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 12 Januari 2017. 

Meski sebenarnya, menurut Menkes Nila, banyak tantangan yang akan dialami para tenaga kesehatan. 

Seperti pertentangan tokoh masyarakat yang masih memegang teguh warisan nenek moyang, tetapi sebenarnya dapat mengganggu kesehatan masyarakat. 

"Ya, tim Nusantara Sehat nantinya punya hubungan dengan tokoh masyarakat atau kepala adat. Kalau ada kebiasaan yang tidak pas, yang utamanya tidak mendukung kesehatan, tenaga kesehatan bisa menjelaskan kepada kepala adat, memberikan pengertian kalau kebiasaanmasyarakat di sana punya dampak," tambahnya. 

Karenanya, tenaga kesehatan yang akan dikirim ke wilayah perifer ini diharapkan menjadi agent of change agar masyarakat lebih sehat. 

Tidak hanya itu, mereka juga wajib memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal di beberapa puskesmas, yang menjadi fasilitas tingkat pertama dan bisa diakses banyak orang.

Manfaat Tidur Terlentang


Kesehatan payudara rupanya juga dipengaruhi oleh posisi tidur yang benar. Para ahli mengatakan, jika posisi tidur telentang tetap membentuk payudara yang indah sesuai impian Anda. 

Dikutip Bustle, Kamis (12/1/20717), berikut adalah lima fakta payudara yang harus Anda tahu, termasuk manfaat tidur telentang yang baik untuk kesehatan payudara. 

Posisi tidur telentang Payudara mungkin dapat berubah bentuk dalam jangka panjang. 

Dengan membenahi posisi tidur, mungkin tetap membuat payudara Anda tampak indah. 

Para ahli mengklaim, posisi tidur telentang mendukung kesehatan payudara. Ladies, setiap tidur pastikan posisi tidur Anda telentang agar tetap memiliki bentuk payudara yang tampak seksi. 

Payudara Anda berlemak Bertambahnya usia, membuat ukuran bentuk payudara bertambah besar. 

Itu sebabnya jaringan payudara terasa lebih berat ketika Anda memasuki usia produktif. 

Tapi nanti, lama-lama ukuran payudara dan lemak bisa menyusut seiiring usia semakin tua. 

Merokok memengaruhi payudara Anda Peneliti menemukan, kebiasaan merokok dapat menyebabkan payudara kendur. 

Menurut University of Kentucky ahli bedah plastik Brian Rinker, merokok memecah protein dalam kulit yang disebut elastin. 

Kandungan tersebut membuat kulit berpenampilan elastis dan mendukung kesehatan payudara. 

Beda ukuran Anda mungkin tidak menyadari jika ukuran payudara kiri dan kanan lebih besar. 

Sebenarnya hal ini wajar terjadi dan Anda tak perlu khawatir, apalagi bagi wanita menyusui. 

Selama pubertas payudara tumbuh Planned Parenthood Toronto menyatakan, payudara dapat tumbuh selama masa pubertas higga usia 20 tahun. 

Orangtua juga diminta untuk memantau putri remajanya agar kesehatan payudara tetap terjaga.

Bahayanya Makan Mie Instan Terlalu Sering


Mie instan mungkin menjadi salah satu makanan favorit sebagian besar orang di Indonesia. 

Rasanya yang lezat dan mudah disajikan membuat mi instan cepat mengambil tempat di hati para pencintanya. 

Namun, banyak orang juga tidak menyadari jika terlalu sering makan mi instan juga bisa membahayakan kesehatan, terutama pencernaan. 

Berikut dampak terlalu sering makan mi instan bagi kesehatan pencernaan yang dilansir dari Thealthbenefitsof, Senin (16/1/2017): 

Merusak pencernaan Anda suka mengonsumsi makanan serba instan? Anda tidak harus mengonsumsi makanan instan secara rutin, cukup satu kali dalam sebulan. 

Jika sering mengonsumsi makanan instan, dalam hal ini termasuk mi instan, maka dapat merusak pencernaan Anda. 

Makan mi instan setiap hari akan menyebabkan masalah pencernaan, seperti sakit perut, diare, maag, nyeri lambung dan kembung. 

Metabolisme menurun Selanjutnya, bahaya makan mi instan untuk kesehatan adalah membuat netabolisme tubuh menurun. 

Hal ini akan menyebabkan peningkatan berat badan secara drastis. 

Ini merupakan efek dari racun yang terakumulasi dalam tubuh, karena banyaknya mengonsumsi mi instan. 

Racun dalam mi instan berasal dari rasa, warna dan pengawet. Gas, kembung dan masalah pencernaan Mi instan sangat mudah dibuat dan disajikan. 

Namun, Anda perlu tahu bahwa mi instan sulit dicerna oleh sistem pencernaan, sehingga menempel di usus. Hal inilah mengapa mi instan sering menyebabkan penumpukan gas di dalam perut. 

Menyebabkan sembelit Wax adalah salah satu bahan yang menyebabkan mi instan berbahaya dikonsumsi. 

Ketika mi direbus dalam air panas, Anda akan melihat lapisan lilin mengambang di permukaan air. 

Kandungan lilin dari mi instan ini dapat menjadi penyebab masalah perut dan sembelit.

Manfaat Santap Tiram bagi Kesehatan


Ingi menikmati untuk makan di restoran seafood akhir pekan ini bersama keluarga, jangan lewatkan menu tiram. 

Jenis kerang-kerangan ini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan lho. 

Tiram mengandung zat seng yang baik untuk pemenuhan kebutuhan mineral ibu hamil, serta baik untuk kesehatan rambut dan kulit. 

Selain kaya akan zat seng, berikut ketahui manfaat lain dari konsumsi tiram, dilansir dari Travelandleisure, Minggu (15/1/2017). 

Kaya akan protein Tiram mengandung tinggi protein dan rendah lemak. Enam ons tiram mengandung 16 gram protein yang membantu perbaikan jaringan, fungsi sistem kekebalan tubuh, dan produksi hormon. 

Mengandung asam amino Tiram memproduksi asam amino yang dapat membantu meredakan rasa stres. 

Selain itu, tiram memiliki sifat afrodisiak yang mampu meningkatkan suasana hati seseorang. 

Mencegah risiko penyakit jantung Konsumsi tiram secara bijak, ternyata menuai manfaat yang baik bagi kesehatan jantung. 

Mineral ini mampu mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan memaminkan peranan penting dalam metabolisme tubuh. 

Menghindari rambut rontok Mineral lain dan vitamin B12 dalam tiram dapat membantu menguatkan rambut, serta mencegahnya dari kerontokan. 

Bila Anda memiliki kantung mata, konsumsi tiram dapat menyamarkan lingkaran hitam pada mata Anda.