Atasi Kekurangan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Pinggiran


Tidak semua masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan, kepulauan, daerah pinggiran, hingga daerah dengan masalah kesehatan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. 

Sebelum ada tenaga kesehatan (Nakes) yang ditugaskan pemerintah di sana, bisa dikatakan pelayanannya tidak layak. 

Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek mengatakan, tugas tim tenaga kesehatan yang dikirim oleh pemerintah tersebut, diharapkan dapat mengisi kekurangan dalam bidan kesehatan di Indonesia. 

Dia mengajak seluruh anak muda bergabung menjadi satu kelompok yang mengabdi untuk masyarakat. 

"Nusantara Sehat salah satu tugasnya bisa mengisi kekurangan dan kelemahan yang ada di negara, khususnya pelayanan kesehatan di daerah. 

Tapi juga mereka bisa membantu masyarakat sekitarnya dalam hal lain," kata Menkes Nila saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 12 Januari 2017. 

Meski sebenarnya, menurut Menkes Nila, banyak tantangan yang akan dialami para tenaga kesehatan. 

Seperti pertentangan tokoh masyarakat yang masih memegang teguh warisan nenek moyang, tetapi sebenarnya dapat mengganggu kesehatan masyarakat. 

"Ya, tim Nusantara Sehat nantinya punya hubungan dengan tokoh masyarakat atau kepala adat. Kalau ada kebiasaan yang tidak pas, yang utamanya tidak mendukung kesehatan, tenaga kesehatan bisa menjelaskan kepada kepala adat, memberikan pengertian kalau kebiasaanmasyarakat di sana punya dampak," tambahnya. 

Karenanya, tenaga kesehatan yang akan dikirim ke wilayah perifer ini diharapkan menjadi agent of change agar masyarakat lebih sehat. 

Tidak hanya itu, mereka juga wajib memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal di beberapa puskesmas, yang menjadi fasilitas tingkat pertama dan bisa diakses banyak orang.

Tidak ada komentar