Keberuntungan Kei Nishikori dipertandingan


Nishikori unggul di babak tie break set keempat dengan 5-2, sebelum Kuznetsov menyerang balik dengan memenangkan enam dari tujuh game terakhir sehingga memaksakan set kelima. 

Namun Nishikori, yang melakoni pertandingan tersebut dengan catatan 100-30 dalam set penentu menurut FedEx ATP Performance Zone, sekali lagi mampu bangkit di bawah tekanan.

Di set kelima, Nishikori mematahkan lawannya yang berusia 25 tahun untuk keunggulan 3-1 dan menyelesaikan pertandingan dengan break lainnya. 

“Itu pertandingan yang tidak mudah,” ungkap Nishikori setelah pertandingan.

Nishikori yang berusia 27 tahun lolos ke perempatfinal di Melbourne Park tiga kali, tahun 2012, 2015, dan 2016. 

Di babak kedua, Nishikori akan berduel melawan petenis Perancis, Jeremy Chardy yang lolos dengan mudah setelah Nicolas Almagro memutuskan untuk mundur.

Di pertandingan lain, Tomas Berdych hanya menghabiskan waktu 32 menit di bawah teriknya Melbourne untuk lolos ke babak kedua. 

Lawannya asal Italia, Luca Vanni memutuskan mundur karena cedera panggul ketika kedudukan menunjukkan 6-1 atas keunggulan Berdych.

Sampai saat ini Berdych telah lolos ke babak kedua Australian Open sebanyak 12 kali secara beruntun. 

Petenis unggulan kesepuluh tersebut selanjutnya akan menghadapi Ryan Harrison asal AS yang menundukkan Nicolas Mahut dengan 6-3, 6-4, 6-2 dalam waktu 2 jam 2 menit.

Harrison yang menghuni peringkat 82 dunia, mengontrol daerahnya dengan baik dan memenangkan hampir 80 persen poin dari servis pertamanya. 

Petenis berusia 24 tahun tersebut menekan servis Mahut di sepanjang pertandingan dan mengkonversi 6 dari 14 break point. 

Terakhir kali Harrison lolos ke babak kedua di Melbourne adalah pada tahun 2013

Tidak ada komentar